Era Industri 4.0, Infrastruktur Korporasi Memerlukan Teknologi Hybrid

Pada saat ini perusahaan-perusahaan merasa infrastruktur teknologi yang ada sudah berjalan dengan aman. Era Industri 4.0 dengan seiring transformasi digital perlu adanya pengkajian ulang untuk mengembangkan bisnis perusahaan menuju 'digital ready'.

Dengan mengadakan seminar bertema teknologi hybrid dapat mengkaji solusi untuk mampu mendukung transformasi bisnis dengan mengedepankan kecepatan dan efisiensi.

contoh pada perusahaan Yamazaki Indonesia mengaku peningkatan kinerja infrastruktur sehingga mampu mendukung operasional bisnisnya dengan lebih baik dibanding sebelumnya.

HPE Synergy dengan infrastruktur composable-nya merupakan solusi yang ringkas dan praktis, yang menggabungkan kapasitas server, storage dan network dalam satu perangkat.Dengan memanfaatkan teknologi HPE SimpliVity dan HPE Synergy, perusahaan dapat lebih siap bersaing di era transformasi digital saat ini,” kata Kelvin Frans, Senior Technology Specialist Hewlett Packard Enterprise menambahkan.

pada contoh perusahaan lain yaitu Multipolar Technology juga memperkenalkan solusi barunya yaitu aplikasi persuratan MailApp yang dimanfaatkan untuk mempermudah dan mempercepat pengelolaan administrasi persuratan dengan pengarsipan yang terpusat, pelacakan surat yang mudah, ?eksibilitas akses melalui aplikasi mobile, standardisasi format, paperless, dan SLA berikut dashboard.

Solusi ini memudahkan bagi perusahaan yang memiliki volume surat masuk, disposisi surat dan surat keluar dalam volume besar, ratusan hingga ribuan surat setiap bulannya.

 

Search : https://www.liputan6.com/tekno/read/3917370/era-industri-40-teknologi-hybrid-dibutuhkan-untuk-infrastruktur-korporasi